Kamis, 17 Juli 2014

Pengajian Habib Umar

Assalamu'alaikum
bagi yang suka ceramahnya KH Habib Umar dari Semarang, mp3 silahkan Download 1-4:
read more...

Senin, 14 Juli 2014

Kiai Abdurrahman Mranggen, Pendiri Pesantren dan Pemimpin Tarekat



KH. Abdurrahman dilahirkan dan dibesarkan di kampung Suburan Desa Mranggen Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak pada tahun 1872 M. Beliau adalah putra dari seorang guru ngaji yang shalih yaitu KH. Qashidil Haq bin Abdullah Muhajir. Selain mengajar, sang ayah juga giat berkebun dan menyewakan sebagian rumahnya untuk penginapan para pedagang luar kota. 
read more...

KH Abdullah bin Nuh, Ulama Produktif yang Mendunia

Bangsa Indonesia memiliki sejumlah tokoh atau pelaku sejarah yang memiliki peran besar dalam perjuangan dan kemerdekaan bangsa ini. Di antaranya adalah KH Abdullah bin Nuh, seorang kiai kharismatik asal Cianjur, pendiri Pesantren al-Ghozali Bogor.
read more...

KH ABDULLAH SALAM Wali yang Penuh Karamah

Kewalian Mbah Dullah, KH Abdullah Salam dari Kajen Pati, diakui justru karena sepanjang hidupnya, ia berusaha melaksanakan ajaran dan keteladanan pemimpin agungnya, Muhammad SAW. Terutama dalam sikap, perilaku, dan kegiatan-kegiatannya; baik yang berhubungan dengan
read more...

MBAH DALHAR WATUCONGOL Kiai Pedakwah dan Pejuang Kemerdekaan


read more...

Kiai Romly Tamim, Penyusun Doa Istighotsah

Kata "Istighotsah" (إستغاثة) adalah bentuk masdar dari Fi'il Madli Istaghotsa (إستغاث) yang berarti mohon pertolongan. Secara terminologis, istigotsah berarti beberapa bacaan wirid (awrad) tertentu yang dilakukan untuk mohon pertolongan kepada Allah SWT atas beberapa masalah hidup yang dihadapi.
read more...

Fadhilah Shalat Tarawih

Tak kemasjid dulu ya? Ayo ayo Kemasjid?
Nak ayo kemasjid nak? Ayo tarowih? Tak tarowehan dulu laaah !
Ada mercon gak? Udah beli baju baru belum?
Tidur ah……?
Taroweh trus Tadarus dulu trus konkow, weleh-weleh ?
Bukanya es, kolak, kopi, semangka, melon pokoknya yang segar-segar dan manis dech.
Itulah sebagian kecil omongan, pembicaraan di waktu, hari dan bulan puasa.

Dan sekarang aku menangis, bukan karena di hari raya nanti aku gak puya uang, baju baru, celana baru, sarung baru, sepeda motor baru, kenalan baru, jilbab baru, mukena baru, meksi baru, dasi baru, topi baru, rok baru, sepeda ontel baru, hape baru, dompet baru, rumah baru, sprei baru, bantal baru, gorden baru, meja kursi baru, taplak baru, toples plus isinya juga baru, langit-langit baru, wuih-wuih kok disebutkan semua nich. Yaa enggak to, kan yang inget-inget aja. He he he
Tapi aku menangis karena …………………………………….?
Apa………………………?
Karena aku akan berpisah dengan bulan yang penuh Barokah, Penuh pahala, penuh rahmat, penuh ampunan, penuh cinta kasih, penuh inayah, dan bulan ini adalah bulan yang saaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaangat istimewa bagi semua umat Islam. Yang mana sebentar lagi akan meninggalkan kita, dan belum tentu nanti kita akan menemuinya ditahun mendatang.
Aku tak menangis dulu yach?

Masya Allah begitukah kira-kiranya yang ada di benak antum semua?
Semoga!

Jikalau nanti ada kesalahan SECARA dhohir dan batin, lama maupun baru, aku pribadi MOHON MAAF YANG SEBESAR-BESARNYA….!
DAN MUNGKIN, NOTE INI ADA BANYAK KESALAHAN JUGA HARUS DI MAAFKAN. HE HE HE

KUMPULAN STATUSKU DIBULAN RAMADLAN

السلام عليكم والرحمة والبركة

Salam ukhuwah islamiyyah kepada semua akhi wa ukhty semoga kehidupan kita selalu dan selalu mendapatkan rahmat dan inayah serta taufiq dariNya, sholawat serta salamku selalu kucurahkan kepada baginda Agung tentunya Nabi Muhammah Shollallahu ‘alai wasallam, Dialah yang telah menuntun kita dari zaman yang penuh kemusyrikan, kebodohan, kekelaman, kedholiman dan lain sebagainya menuju zaman yang penuh cahaya keindahan dan ketentraman dalam bermasyarakat khususnya hubungan kita dengan Allah serta manusia dengan ajarannya yang lemah lembut, penuh kedamaian, penuh kemesraan, tanpa ada paksaan, dan dikuti oleh bermilyard-milyard manusia tentunya dengan ajaran Agama Islam.

Kali ini ana menulis semua fadhilahnya Tarowih di Bulan yang penuh Rahmat dan maghfirohNya, dan semoga catatan ini akan bermanfaat bagi ana khususnya dan umumnya bagi ikhwan dan ikhwat semuanya, amin amin yaa Rabbal ‘alamin.

Ana hanya menulis menurut kemampuan yang ana miliki, jika nanti ada salah dalam penulisan mohon koreksinya, mungkin antum yang lebih tahu dari pada ana, sekali lagi mohon koreksinya dari Antum.

عن على بن أبى طالب رضي الله تعالى عنه أنه قال " سئل النبي عليه الصلاة والسلام عن فضائل التراويح في شهر رمضان فقال: يخرج المؤمن من ذنبه في اول ليلة كيوم ولدته أمه، وفى الليلة الثانية يغفر له ولأبويه إن كان مؤمنين، وفى الليلة الثالثة ينادى ملك من تحت العرش استأنف العمل غفر الله ما تقدم من ذنبك وفى الليلة الرابعة له من الأجر مثل قراءة التوراة والإنجيل والزبور والفرقان وفى الليلة الخامسة أعطاه الله تعالى مثل من صلى فى المسجد الحرام زالمسجد المدينة والمسجد الأقصى، وفى الليلة السادسة أعطاه الله تعالى ثوب من طاف بالبيت المعمور ويستغفر له كل حجر ومدر ،وفى الليلة السابعة فكأنما أدرك موسى عليه السلام ونصره على فرعون وهامان ،وفى الليلة الثامنة أعطاه الله تعالى ما أعطى إبراهيم عليه السلام ،وفى الليلة التاسعة فكأنما عبد الله تعالى عبادة النبي عليه الصلاة والسلام ،وفى الليلة العاشرة يرزقه الله تعالى خيرى الدنيا والآخرة ،وفى الليلة الحادية عشرة يخرج من الدنيا كيوم ولد من بطن أمه، وفى الليلة الثانية عشرة جاء يوم القيامة ووجهه كالقمر ليلة البدر، وفى الليلة الثالثة عشرة جاء يوم القيامة آمنا من كل سوء، وفى الليلة الرابعة عشرة جاءت الملائكة يشهدون له أنه قد صلى التراويح فلا يحاسبه الله يوم القيامة ، وفى الليلة الخامسة عشرة تصلى عليه الملائكة وحملة العرش والكرسي ،وفى الليلة السادسة عشرة كتب الله براءة النجاة من النار وبراءة الدخول فى الجنة، وفى الليلة السابعة عشرة يعطى مثل ثواب الأنبيأ، وفى الليلة الثامنة عشرة نادى ملك يا عبد الله إن الله عنك وعن والديك، وفى الليلة التاسعة عشرة يرفع الله درجاته فى الفردوس، وفى الليلة العشرين يعطى ثوب الشهدا والصالحين، وفى الليلة الحادية العشرين بني الله له بيتا فى الجنة من النور، وفى الليلة الثانية العشرين جاء يوم القيامة آمنا من كل غم و هم، وفى الليلة الثالثة العشرين بنى الله له مدينة فى الجنة، وفى الليلة الرابعة العشرين كان له أربع وعشرون دعوة مستجابة، وفى الليلة الخامسة العشرين يرفع الله تعالى عنه عذاب القبور، وفى الليلة السادسة العشرين يرفع الله له ثوابه أربعين عاماً، وفى الليلة السابعة العشرين جازا يوم القيامة على الصراط كالبرق الخاطف، وفى الليلة الثامنة العشرين يرفع الله له ألف درجة فى الجنة، وفى الليلة التاسعة العشرين أعطاء الله ثواب ألف حجة مقبولة، وفى الليلة الثلاثين يقول الله يا عبدى كل من ثمار الجنة واغتسل من ماء السلسبيل واشرب من الكوثر أنا ربك وأنت عبدى" من الكتاب درة الناصحين فى الوعظ والإرشاد : ص 18-19





Artinya : “ dari Ali bin Abi Tholib Radliyaalu ta’ala ‘anhu sesungguhnya Ali bin Abi Tholib r.a. telah berkata: ketika Nabi Muhamad di Tanya masalah beberapa keutamaan sholat Tarowih di bulan Ramadlan, maka Nabi menjawab: orang-orang mukmin di keluarkan dosanya pada malam pertama seperti waktu dia dilahir oleh Ibu,

Dan di malam yang kedua, dimaafkan dosanya dan dosa kedua orang tuanya jikalau orang tuanya mempunyai iman (alias tidak kafir,)

Dan di malam yang ketiga, para Malaikat berseru dari bawah Arasy: mulailah suatu pekerjaan Allah sudah memaafkan dosa-dosamu yang sudah terlewatkan,

Dan di malam yang keempat, orang mukmin tersebut diberi pahala seperti mengkhotamkan kitab At-Taurat dan Al-Injil dan Az-Zabur dan Al-Furqon (Al-Qur’an),

Dan di malam yang kelima, Allah akan memberi pahala kepada orang mukmin tersebut seperti orang yang sholat di Masjid Al-Haram dan Masjid Al-Madinah dan Masjid Al-Aqsho,

Dan di malam yang keenam, Allah akan memberi pahala kepada orang mukmin tersebut seperti orang yang Thowf di Bait Al-Makmur dan setiap batu batanya memintakan maaf,

Dan di malam yang ketujuh, Allah akan memberi pahala kepada orang mukmin tersebut seperti orang yang bertemu Nabi Musa (semoga keselamatan tercurahkan kepada beliau) dan menolong ketika berperang melawa Raja Fif’aun dan Raja Hamman,

Dan di malam yang kedelapan, Allah akan memberi pahala kepada orang mukmin tersebut seperti pahala yang di berikan kepada Nabi Ibrahim (semoga keselamatan tercurahkan kepada beliau) ,

Dan di malam yang kesembilan, Allah akan memberi pahala kepada orang mukmin tersebut seperti pahala Ibadahnya para Nabi SAW,

Dan di malam yang kesepuluh, Allah memberikan rizqi kepada orang tersebut seperti kebahagiaan di dunia dan Akhirat,

Dan di malam yang kesebelas, besok ketika kita mati keadaan kita seperti pada waktu kita dilahirkan oleh sang Ibu,

Dan di malam yang keduabelas, ketika datang di hari Qiyamah wajahnya (orang mukmin) seperti malam bulan Purnama,

Dan di malam yang ketigabelas, nanti di hari Qiyamah di selamatkan dari semua kejelekan,

Dan di malam yang keempat belas, Malaikat sama-sama datang dan menyaksikan orang-orang yang melakukan sholat tarowih dan Allah tidak akan menghisab nanti di hari Qiyamah,

Dan di malam yang kelimabelas, malaikat sama-sama memintakan rahmat dan malaikat yang menyangga Arasy dan kursi,

Dan di malam yang keenamabelas, Allah akan mencatat orang tersebut bebas dari siksa neraka dan bebas masuk ke surga,

Dan di malam yang ketujubelas, Allah akan memberi pahala seperti pahalanya para nabi,

Dan di malam yang kedelapanbelas, malaikat sama-sama mengumumkan “hai hamba Allah, sesungguhnya Allah ridho kepadamu dan ridho kepada kedua orang tuamu,

Dan di malam yang kesembilanbelas, Allah akan mengangkat derajatnya ke surge Firdaus,

Dan di malam yang keduapuluh satu, Allah akan membangunkan rumah di surga dari cahaya,

Dan di malam yang keduapuluh dua, nanti di hari Qiyamah diselamatkan dari susah dan perihatin,

Dan di malam yang keduapuluh tiga, Allah akan membangukan Kota di surga,

Dan di malam yang keduapuluh empat, Allah akan mengabulkan doanya orang mukmin tersebut yang berjumlah empat puluh dua,

Dan di malam yang keduapuluh lima, Allah akan menghilangkan siksa Qubur,

Dan di malam yang keduapuluh enam, Allah akan mengangkat pahala orang mukmin tersebut selama empat puluh tahun,

Dan di malam yang keduapuluh tujuh, nanti di hari Qiyamah bisa menyebrang jembatan SIROTHOL MUSTAQIM seperti kilat yang menyambar,
Dan di malam yang keduapuluh delapan, Allah akan memuliakan orang tersebut seribu derajat di surga,

Dan di malam yang keduapuluh Sembilan, Allah akan memberikan pahala seperti seribu hujjah (ibadahnya orang-orang Haji) yang diterima,

Dan di malam yang ketigapuluh, Allah berfirman “ Hai Hambaku, makanlah dari buah-buah surga dan mandilah dari air salsabil dan minumlah dari telaga kaustar, saya tuhanmu dan kamu hambaku,


Mungkin itulah sekilas catatan ana, yang ana nukil dari kitab “ DURRATUN AN-NASIHIN FI AL-WA’DI WA AL-IRSYAADI ” halaman 18-19, Karangan Utsman bin Hasan bin Ahmad Al-Syakur Al-Khowbuyy dari ulama’ qurun XIII Hijriyyah, semoga dengan catatan ini ada guna dan manfaatnya.

والسلام عليكم والرحمة والبركة
بيسم الله الرحمن الرحيم
الم نشرح لك صدرك – ووضعنا عنك وزرك – الذي انقض ظهرك – ورفعنا لك ذكرك – فإن مع العسر يسرا – إن مع العسر يسرا – فإذ فرغت فانصب – والى ربك فارغب .

1. Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?,
2. dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu,
3. yang memberatkan punggungmu[1584]?
4. dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu[1585],
5. karena Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan,
6. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.
7. Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain[1586],
8. dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.

[1584] Yang dimaksud dengan beban di sini ialah kesusahan-kesusahan yang diderita Nabi Muhammad s.a.w. dalam menyampaikan risalah.
[1585] Meninggikan nama Nabi Muhammad s.a.w di sini Maksudnya ialah meninggikan derajat dan mengikutkan namanya dengan nama Allah dalam kalimat syahadat, menjadikan taat kepada Nabi Termasuk taat kepada Allah dan lain-lain.
[1586] Maksudnya: sebagian ahli tafsir menafsirkan apabila kamu (Muhammad) telah selesai berdakwah Maka beribadatlah kepada Allah; apabila kamu telah selesai mengerjakan urusan dunia Maka kerjakanlah urusan akhirat, dan ada lagi yang mengatakan: apabila telah selesai mengerjakan shalat berdoalah.

DAN AKHIRNYA KU UCAPKAN….

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI
MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN
1 SYAWAL 1435 HIJRIYYAH
Sumber:  elbaruqy
read more...

Ini Pesan Gus Mus untuk Pilpres 9 Juli 2014 (Kemarin)

Rembang, NU Online
Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH A. Mustofa Bisri menyampaikan pesan khusus untuk masyarakat Indonesia yang akan melaksanakan hajat pemilihan presiden dan wakil presiden 9 Juli 2014. Pesan suara berdurasi 3 menit 29 detik itu diunggah di situs youtube.com diiringi lagu "Padamu Negeri".
read more...

Muhammadiyah Itu NU! Dokumen Fiqih yang Terlupakan

‘Tembok Berlin’ yang selama ini memisahkan Muhammadiyah dan NU membuat jarak yang cukup lebar. Tembok ini sejatinya bukanlah masalah yang besar, hanya saja tembok yang dimaksud adalah khilafiyyah pada masalah furu’ yang sering menjadi kambing hitam persoalan dalam masyarakat muslim Indonesia. Sehingga pada kondisi-kondisi tentu kedua ormas tersebut nampak sulit untuk mencapai kata bersatu.
read more...

12 Kebiasaan Umum yang Menyalahi Sunnah dan Membahayakan Kesehatan

Kesehatan adalah salah satu karunia terindah dari Allah SWT yang sering terabaikan. Pada hal semestinya kita mensyukurinya dengan senantiasa menjaganya semaksimal mungkin. Bukankah pencegahan lebih baik dari pada pengobatan? Tapi mengapakah kita tidak pernah memperdulikannya dengan tetap melakukan kebiasan-kebiasaan buruk yang sedikit atau banyak membahayakan kesehatan kita?
read more...

Mengakali Setan [2]

Kondisi seseorang yang telah dirasuki bisikan setan ada tiga macam. Pertama, ada yang langsung terpengaruh dan mengikuti apa-apa yang dibisikkan setan, terlebih apa yang dilakukannya sesuatu yang baik. Orang yang seperti ini adalah orang yang sama sekali tidak memiliki sifat-sifat di atas. Kedua, ada yang mampu melawannya sehingga bisikan itu tidak melekat pada hatinya,
read more...

Mengakali Setan [1]

Salah satu faktor yang membuat seseorang tidak mau melakukan kebaikan adalah karena merasa kebaikan itu didorong oleh bisikan setan.
read more...

Alamat Pondok Pesantren Terlengkap di Papua

Assalamu'alaikum, kini admin akan menyajikan alamat Pondok Pesantren Terlengkap di Papua. semoga bermanfaat dan menjadikan info yang menyegarkan.
Nama Pondok Pesantren          Alamat Telepon            Kecamatan       Kabupaten       Propinsi
                                                           
read more...

Sabtu, 28 Juni 2014

JADUAL KEGIATAN PONDOK ROMADLONTAHUN 1435 H. / 2014 M.

JADUAL KEGIATAN PONDOK ROMADLON
JAM’IYYAH AHLITH THARIQAH ALQADIRIYYAH WANNAQSYABANDIYYAH
PONDOK PESANTREN RAUDLATUL ULUM
KENCONG KEPUNG KEDIRI JAWA TIMUR
TAHUN 1435 H. / 2014 M.

NO
JAM
JENIS KEGIATAN
IMAM / PENGAJAR
TEMPAT
1
04.30 – 05.30
Jama’ah Sholat Shubuh
Bp. KM. Nuril Anwar
Masjid & Aula
2
05.30 – 06.30
Istighotsah & mauidhoh hasanah
Bp. KM. Nuril Anwar
Pesarean, Masjid & Gedung Aula
3
07.00 – 08.00
Jama’ah Sholat Dluha dan Pelajaran Pagi 
( Tashawuf )
Para Asatidz
Ruang Kelas masing-masing
4
12.00 – 01.00
Jama’ah Sholat Dhuhur
Bp. KH. Mahfudh Shodiq
Masjid & Aula
5
01.00 – 02.00
Pelajaran Siang
( Fiqih & Pesolatan )
Para Asatidz
Ruang Kelas masing-masing
6
03.45 – 04.30
Jam’ah Sholat Ashar
Bp. K. Ahmad Djayadi
Masjid & Aula
7
04.30 – 05.45
Pengajian Sore (tadzkiroh I)
Bp. KH. Jauhar Nehru
Masjid Dan Aula
8
18.00 – 18.45
Jama’ah Sholat Maghrib
Bp. KH. Jauhar Nehru
Masjid & Aula
9
19.15 – 20.45
Jam’ah Sholat Isya’ dan Tarowih
1. Bp. Agus. Muhamad Muslih
 2. Bp. K. Ahmad Djayadi
Masjid & Aula
10
21.00 – 22.00
Tadarrus Alqur’an & Tafsir
1. Bp. KH. Jauhar Nehru
Masjid & Aula
11
22.00 – 22.30
Sholat Hajat
Bp. KM. Nuril Anwar
Masjid & Aula
12
02.00 – 03.00
Sholat Tahajjud
Bp. KM. Nuril Anwar
Masjid & Aula

Ziyadah :  
  1. Jadual bisa berubah sesuai keadaan.
  2. Seluruh santri harus mengikuti kegiatan tersebut
  3. Bagi santri yang akan mengadakan kegiatan kelompok selain kegiatan dan jam-jam tersebut di atas, harap mendapat idzin dari Panitia.

Kediri, 15 Juni 2014 M.
Panitia Pondok Romadlon,
read more...

Senin, 16 Juni 2014

Alasan Islam Berangkat dari Tanah Arab


Andai saja dakwah Islam lahir di tengah bangsa yang berperadaban tinggi
dan memiliki pemikiran filsafat yang sudah terbangun
pasti akan muncul banyak  “setan” yang menyangkal kenabian Muhammad saw
Mereka akan menuduhnya sebagai upaya eksperimental-kebudayaan
atau sebagai salah satu pemikiran filsafat belaka.
read more...

Jumat, 06 Juni 2014

HAFLAH AKHIRISSANAH PONDOK PESANTREN RAUDLATUL ULUM KENCONG

Assalamu'alaikum

HADIRILAH DAN KUNJUNGILAH ...................
read more...

Selasa, 27 Mei 2014

KUSTA DALAM PERSPEKTIF ISLAM


ISLAMIC STUDIES FOR TRAINING MODULE

KUSTA DALAM PERSPEKTIF ISLAM

I.        PROLOG STUDY
Konon, suatu ketika Nabi Yunus pernah bertanya kepada Malaikat Jibril, "Hai Jibril, tunjukkan padaku sosok manusia yang paling taat beribadah di dunia ini !". Jibril menjawab seraya berisyarat dengan menunjukkan pada sosok laki laki yang tangan, kaki serta pandangan matanya hilang akibat penyakit kusta (al-judzam).
read more...

Rabu, 14 Mei 2014

Menerima Pendaftaran Anak Didik Baru Di Paud Al-Azizi Dan RA Kusuma Mulia Kencong


Menerima Pendaftaran Anak Didik Baru Di Paud Al-Azizi Dan RA Kusuma Mulia Kencong


Terakreditasi : B
Kencong Kepung Kediri Telp. 0857 3096 5208

Selayang pandang
Paud dan RA KM Kencong adalah tempat untuk membina serta memupuk potensi dan moral anak. Membantu orang tua dan Negara dalam mencetak generasi Islam yang mandiri, cerdas dan mempunyai jiwa sosial yang tinggi.
read more...

Jumat, 09 Mei 2014

Fenomena Mengaji Agama di Internet

Berjuta maaf saya sampaikan kalau tulisan ini jauh panggang dari api, jauh pena dari ilmu. Sebab, tulisan ini hanya kontemplasi diri atas fenomena di abad googleliyah ini. Refleksi diri yang awam dan jahil alias bodoh. 
read more...

Upaya Mendidik Anak Sesuai Didikan Alquran

Setiap orang tua menginginkan anaknya menjadi soleh dan solehah yang mampu bertakwa kepada Allah, meneladani kehidupan Rasulullah dan mengikuti jejak para salafussoleh yang telah sukses menjalani kehidupan di dunia yang fana ini. Anak yang berbakti kepada orang tua adalah harapan bagi semua orang yang akan atau telah memiliki buah hati. Sebuah kebanggaan yang tiada tara apabila
read more...

RMI Buka Pendaftaran Santri Baru untuk Ma’had Sulaimaniyah Turki

Rabitah Maahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU) Jawa Timur menyepakati kerja sama di bidang pertukaran santri dan mahasiwa dengan lembaga tahfidzul qur’an Mahad Sulaimaniyah, Turki. RMI membuka pendaftaran bagi santri dan mahasiswa Indonesia yang berminat hingga 1 Juni 2014.
read more...

Jumat, 02 Mei 2014

Pengumuman Program Akselarasi Bagi Alumni Raudlatul Ulum

Gambaran umum program akselarasi:
Pengertian:
Program akselarasi adalah layanan pendidikan secara cepat, kira-kira 5 semester kepada para alumni pesantren sebagai calon mahasiswa yang telah memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa.
read more...

Kamis, 01 Mei 2014

BEASISWA SANTRI, Kementerian Agama Alokasikan Dana Rp46 miliar

JAKARTA - Untuk memperluas akses para santri pondok pesantren kuliah di perguruan tinggi ternama di Indonesia, Kemenag melalui Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) menyelenggarakan Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB).
PBSB adalah sebuah program afirmatif perluasan akses santri untuk melanjutkan studi melalui suatu program yang terintegrasi mulai dari proses kerjasama, pengelolaan, sistem seleksi khusus bagi santri serta pemberian bantuan pembiayaan yang diperlukan bagi santri yang memenuhi syarat, sampai dengan pembinaan masa studi dan pembinaan pengabdian pascalulus.
Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Ace Saefudin mengatakan pada tahun ini Direktorat yang dipimpinnya sudah mengalokasikan anggaran Rp46 miliar untuk Program Beasiswa Santri Berprestasi, baik yang sedang berjalan maupun untuk seleksi 2014.
“Selain biaya kuliah, para santri yang diterima di perguruan tinggi nantinya juga akan memperoleh dana untuk biaya hidup (living cost) per bulan,” katanya dalam siaran pers, Rabu (30/4/2014).(Bisnis.com)
read more...

3 Kementrian RI Gelontorkan Beasiswa Tahun Ini, Siapa Mau Ikut?

Tiga Kementerian yang terdiri dari Kementerian Keuangan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kementerian Agama menggelontorkan beasiswa studi penuh kepada anak bangsa. Adapun beasiswa tersebut memberikan kesempatan kepada mereka yang hendak melanjutkan studi Magister (S-2) dan Doktor (S-3).
read more...

SIAPAKAH SANTRI YANG MAU BEASISWA INI?

JAKARTA - Untuk memperluas akses para santri pondok pesantren kuliah di perguruan tinggi ternama di Indonesia, Kemenag melalui Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) menyelenggarakan Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB).
read more...

KHOTBAH JUMAT: 5 Objek Berpikir dan 5 Pengaruhnya

Berpikir merupakan salah satu aktifitas yang dianjurkan oleh Islam. Berbagai ayat mengindikasikan hal ini seperti afala ya’qilun, afala yatafakkarun, afala tubshirun dan lain-lainnya. Para ‘arif bijaksana mengqiyaskan keutamaan berpikir dengan bahasa الفكرة سراج القلب فاذا
read more...

KONTROVERSI HUKUM PUASA ROJAB : SUNNAH/ BID’AH?

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العلمين. وبه نستعين علىأمور الدنيا والدين. وصلى الله على سيدنا محمد وآله صحبه وسلم أجمعين. قال الله تعالى :  إن عدة الشهور عند الله اثنا عشرشهرا في كتاب الله يوم خلق السماوات والأرض منه اأربعة حرم ذلك الدين القيم فلا تظلموا فيهن أنفسكم وقاتلوا المشركين كافة كما يقاتلو نكم كافة واعلموا أن الله مع المتقين. الأية
read more...

Fenomena Pencarian Ilmu Akurat di Internet

Intenet saat ini menjadi salah satu sumber utama pencarian permasalahan umat. Internet dengan segala macam pahamnya menjadi pilihan utama dalam menanyakan berbagai persoalan penting seperti masalah agama Islam. Mengapa fenomena mencari Kiai di internet bisa terjadi? Salah satunya mungkin saja masyarakat segan atau malu menanyakan urusan agama kepada kiai atau ustadz di sekitar rumah. Gus Mus, Rais Aam PBNU saat NU Online meminta izin membuka rubrik Bahtsul Masail, bercerita, ada tamu datang ke ndalem kiai dan sudah menyiapkan beberapa pertanyaan, namun ketika berada tepat di hadapan kiainya itu, sang tamu malah kehabisan kata-kata.
read more...

Alhamdullah, TV9 Nahdlatul Ulama Dapat Disaksikan di Seluruh NUsantara

TV9 Surabaya  yang dikelola oleh PT Dakwah Inti Media  adalah salah satu TV Islami di Indonesia yang menganut paham ahlussunnah wal jama’ah (Aswaja). Stasiun televisi yang telah mendapat izin tetap sejak 23 Juli 2012 ini merupakan televisi swasta milik Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur.
read more...

Undangan Himpunan Alumni Yayasan Pondok Pesantren Raudlatul Ulum Kencong 2014


Nomor             : 08/HIMAYAPRUK/YPPRUK/III/2014
Perihal              : UNDANGAN        
read more...

Biografi KH. Hamid Pasuruan



Kiai Hamid lahir pada tahun 1333 H (bertepatan dengan 1914 atau 1915 M) di Lasem, Rembang, Jawa Tengah. Tepatnya di dukuh Sumurkepel, desa Sumbergirang. Sebuah pedukuhan yang terletak di tengah kota kecamatan Lasem. Begitu lahir, bayi itu diberi nama Abdul Mu’thi. Itulah nama kecil beliau hingga remaja, sebelum berganti menjadi Abdul Hamid.

read more...

Rabu, 30 April 2014

Metode membaca Alqur'an al-bagdadiyah


جزء عم
Cara membaca Alqur'an dengan Qoidah bagdadiyya
مع قاعدة بغدادية

read more...

DOWNLOAD TERJEMAHAN KITAB IHYA ULUMUDDIN


Kitab hasil karya Imam Abu Hamid Al-Ghazali yang sering dijadikan sebagai sandaran dan rujukan bagi sebagian ummat Islam terutama di Indonesia. Imam Al-Ghazali sering sekali dianggap sebagai ahli filsafat Islam dan ilmu kalam. Dan kitabnya yang berjudul Ihya Ulumuddin itu pun dianggap sebagai ‘masterpiece’ Imam Al-Ghazali dalam hal imu kalam dan filsafat.
read more...

Ebook Islami Gratis : Kumpulan Bahtsul Masail, Kitab-Kitab Klasik Terjemah dan Risalah-Risalah Diniyyah

Beberapa ebook ini merupakan file yang kami dapati beberapa situs Islami. Dalam menyajikan ebook-ebook ini, kami juga menyertakan ebook yang berbahasa arab agar bisa sama-sama di download. Adapun untuk membuka file-file ebook yang ada bisa menggunakan software berikut :
  • Membuka format .pdf dengan Adobe Reader [Download].
  • Membuka format .djvu dengan WinDJView [Download].
  • Membuka format .rar dengan WinRar [Download].
  • Membuka format .bok dengan EShamelaa [Download].
  • Membuka format .chm dengan (langsung di buka aja)
  • Membuka format .exe dengan (langsung di buka saja)
read more...

Bid’ah Menurut Penjelasan Para Ulama Ahlussunah Wal Jama’ah

Bid’ah Menurut Penjelasan Para Ulama Ahlussunah Wal Jama’ah (ASWAJA)
1. Imam Syafii
(Syaikhul Akbar Mutjahid Mutlaq[1] Nashirussunah[2] Al Hakim Al Imam Asy Syafi)
“Bid’ah terbagi menjadi 2 bagian. Pertama: Perkara baru yang menyalahi al-Qur’an, Sunnah, Ijma’ atau menyalahi Atsar (sesuatu yang dilakukan atau dikatakan sahabat tanpa ada di antara mereka yang mengingkarinya), perkara baru semacam ini adalah bid’ah yang sesat. Kedua: Perkara baru yang baru yang baik (hasanah) dan tidak menyalahi al-Qur’an, Sunnah, maupun Ijma’, maka sesuatu yang baru seperti ini tidak tercela”
read more...

Minggu, 27 April 2014

Fenomena Tahlil Dalil-dalil tahlil dan keutamaan lafadz tahlil


FENOMENA TAHLIL

Tahlil berasal dari kata الهيللة  yaitu : mengucapkan لاإله إلاالله bentuk fi’ilnya adalah هلل يهلل  artinya membaca/ mengucapkan لاإله إلاالله sedangkan bentuk masdarnya :  تهليلا / التهليل yang bermakna ucapan لاإله إلاالله.
read more...

Bimbingan dan Konseling


A.    Pengertian Bimbingan dan Konseling
Pengertian bimbingan.
Berdasarkan pasal 27 peraturan pemerintah nomor 29/90,”bimbingan merupakan bantuan yang diberikan kedalam siswa dalam rangka upaya menemukan pribadi, mengenal lingkungannya dan merencanakan masa depan”. (depdikbud,1994).
read more...

MEMBANGUN GENERASI QUR`ANI

A.    Latar Belakang
jika kita renungi judul makalah ini maka memang terdengar ringan diucapkan akan tetapi jika memang kita terapkan maka akan semakin mendalamkan keyakinan kita bahwa al-Qur’an sangat penting dibaca, dipelajari, digali, dipahami, di jiwai, dan diaktualisasikan dalam kehidupan nyata. Bagaimana upaya kita membangun generasi pengamal al-Qur’an, yang menjunjung tinggi al-Qur’an, berpegang teguh kepada al-Qur’an,
read more...

Pemahaman Tentang Ulama dan Kiai

Ada pernyataan menarik tentang pengertian “Kyai” dari KH. Musthofa Bisri Rembang (Gus Mus). >>>>>>
Pada saat itu Gus Mus berkhutbah dalam pengajian haul KH Ali Maksum di Krapyak, Gus Mus (KH Mustofa Bisri Rembang) yang didaulat sebagai pembicara membawa hadirin pada suasana nostalgia, yakni masa-masa di saat beliau nyantri dulu mengenang kearifan para Kyai zaman dahulu.
read more...

Pemahaman Barokah di Pesantren

Secara literatur kata barokah mempunyai beberapa arti. Diantaranya adalah   kenikmatan dan kebaikan seperti pada surat al-A’raf surat 96 yang artinya “jikalau sekiranya penduduk-penduduk negeri itu beriman dan bertaqwa niscaya kami bukakan bagi mereka barokah-barakah (kenikmatan) dari langit dan dari bumi”. Sementara arti bebasnya adalah nilai plus pada, untuk, bagi siapa yang dikehendaki Allah di antara hamba-hambanya, baik langsung atau melalui perantara, sebagai karunia dan rahmatnya-Nya dan diluar rasio kebanyakan orang.
read more...

SIAPA YANG INGIN NEGARANYA BERSIH?

Alhamdulillahi Robbil ‘alamin, segala puji kami panjatkan pada kepada Allah SWT, atas rohmat dan kasih sayang-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan tugas membuat makalah ini dengan baik.
Sholawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW yang telah membimbing kita, memberi uswah kepada kita tentang tutur kata yang halus, prilaku yang santun, sifat yang mulia, bahkan yang senantiasa yang kita harapkan syafa’atnya di Hari Kiamat nanti.
read more...

DEMOKRASI PENDIDIKAN PESANTREN

 “Kamu jangan selalu fanatik di pendidikan, jangan paksakan anakmu sesuai dengan kehendakmu, tapi tolong arahkan bakat anak itu. Bakat anak itu apa, kemudian dukung sesuai dengan bakatnya,”  [1]

Petuah KH. Mahrus diatas sangat demokratis. Dalam arti orang tua tidak boleh memaksakan kehendaknya untuk menekankan anaknya menekuni satu bidang tertentu.
read more...

MENJAGA NAMA BAIK

Di Arab sebelum kemunculan Islam, ada seorang raja bernama Nu’man bin Mundzir. Dia memiliki kebiasaan aneh. Dia menetapkan di dalam setahun, ada hari baik dan ada hari naas. Hari yg dia tetapkan sebagai hari baik, siapapun orang yg ditemuinya akan dihormati dan diperlakukan dengan baik. Sebaliknya, jika hari itu hari naas, orang yg menemuinya akan dibunuh tanpa alasan.
read more...

Sabtu, 26 April 2014

SEPULUH PARA SAHABAT NABI YANG DIJAMIN MASUK SURGA


Sahabat Rasulullah SAW yang dijamin masuk surga berdasarkan hadits berikut: Tercatat dalam “ARRIYADH ANNADHIRAH FI MANAQIBIL ASYARAH“ dari sahabat Abu Dzar ra, bahwa Rasulullah masuk kerumah Aisyah ra dan bersabda: “Wahai Aisyah, inginkah engkau mendengar kabar gembira?” Aisyah menjawab : “Tentu, ya Rasulullah.” Lalu Nabi SAW bersabda, ”Ada sepuluh orang yang mendapat kabar gembira masuk surga, yaitu : Ayahmu masuk surga dan kawannya adalah Ibrahim; Umar masuk surga dan kawannya Nuh;
read more...

Pemabuk Cinta

“Barangsiapa mabuk cinta, lalu menjaga diri (dari hal-hal yang tak baik) dan merahasiakan cintanya, kemudian wafat, maka dia adalah syahid.”

Hadits kontroversial yang banyak didhaifkan oleh ulama. Akan tetapi pesannya sangat baik, yakni bahwa cinta sudah seharusnya dibiarkan suci dan jangan dikotori dengan kemaksiatan-kemaksiatan. Dan jika perlu, kesuciannya ditebus dengan nyawa. Sungguh mulia mereka yang jatuh cinta, yang karena tak mungkin diteruskan rela menyimpannya dalam hati hingga menghembuskan nyawanya.
read more...

KUMPULAN ePUSTAKA ISLAMI [lengkap]


 Alhamdulillah, akhirnya rencana membuat kumpulan hasil diskusi dan tanya jawab keagamaan khususnya hasil bahtsul masaail pesantren terealisasi juga, setelah ide tersebut terbengkalai 3 tahun lebih, meski sudah memiliki perangkat dan software yang dibutuhkan. Namun dalam penundaan tersebut justru banyak hal positif yang didapatkan, terutama dalam tambahan materi yang dikumpulkan dalam ePustaka Islami ini.
read more...

Khadijah r.a., Potret Wanita Pejuang Dakwah Islam

 
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
 Pengantar
 Menjadi wanita adalah kodrat sekaligus anugerah Allah. Barangkali tidak mudah dijalani dan penuh jalan terjal. Tapi adalah keniscayaan jika wanita kemudian menjadi isteri bagi suami, dan menjadi ibu dari anak-anaknya. Peran domestik yang sudah sedemikian repot ini kadang masih ditambah dengan
read more...

Jumat, 25 April 2014

Pesan “Sang Kiai” tentang Pendidikan Karakter

Film garapan Rako Prijanto “Sang Kiai” akhirnya terpilih menjadi film bioskop terbaik Piala Citra pada malam anugerah Festival Film Indonesia (FFI) 2013 di kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (7/12).

Selain itu tiga penghargaan lain juga diraih film “Sang Kiai”, yakni Rako Prijanto sendiri terpilih menjadi sutradara terbaik, Adipati Dolken (pemeran Haroen) meraih Pemeran pendukung pria terbaik, juga Khikman Santosa sebagai penata suara terbaik dalam film “Sang Kiai”. Film “Sang Kiai” kemudian akan mewakili Indonesia ke Academy Awards 2014.

Film ini bukan hanya sekedar film, namun benar-benar sejarah bangsa Indonesia dalam perjuangan kemerdekaan. “Sang Kiai” adalah saksi sejarah untuk refleksi pendidikan Indonesia. Simak saja salah satu dialognya.  “Kenapa Kiai ikut memanen sendiri dengan para petani, Kiai kan bisa saja menyuruh kulo atau santri lain untuk memanen padi,” begitulah dialog pertama dari film Hadratussyaikh Sang Kiai.

Hadratussyaikh yang tak lain adalah KH. Hasyim Asy’ari memang terkenal dengan sosok yang sangat sederhana. Keikutsertaannya dalam memanen padi memang biasa dia lakukan, baginya memanen padi sendiri menjadikannya mengetahui jerih payah para petani sehingga ketika sudah menjadi padi kemudian nasi, maka akan lebih menghargai hasil dari para petani.

Petani adalah pekerjaan yang selalu dipenuhi kesabaran dan ketawakalan, karena yang dilakukannya didasarkan pada kerjakeras dan keikhlasan. Begitupun yang dilakukan oleh KH. Bisyri Musthofa ayahanda Kiai Musthofa Bisri (Gus Mus), jika ingin memberi uang pada anak-anaknya yang berada di pesantren, beliau selalu memberikan uang hasil pertaniannya, jika beliau belum mendapatkan hasil pertanian beliau rela meminjam uang seorang petani hanya untuk memberikan uang anak-anaknya yang sedang menuntut ilmu.

Alasan beliau adalah karena uang yang dihasilkan dari seorang petani adalah uang yang mengandung keberkahan yang banyak karena jerih payah kesabaran sang petani inlah yang meyakinkan Kiai Bisyri bahwa akan membuat anak-anaknya mendapatkan ilmu yang bermanfaat selama-lamanya.

Kisah dari para kiai ini adalah merupakan bagian dari memuliyakan ilmu. Ketika ilmu didapatkan dari kerja keras dan harta yang halal dan baik (thoyyib) maka ilmu itu bisa memberi kemanfaatan bagi yang memilikinya. Ilmu yang bermanfaat adalah lebih dari segala sesuatu yang berharga di dunia ini.



Digugu dan Ditiru

Seorang ulama atau kiai tak lain adalah seorang guru atau pendidik. Mendidik para santri-santri dan masyarakat lokal yang berada di lingkungan pesantren. Menurut Qodri Abdillah Azizy (2000) pesantren merupakan sumber inspirasi yang tidak pernah kering bagi para pecinta ilmu dan peneliti yang berupaya untuk mengurai anatominya dari berbagai dimensi.

Kesahajaan para kiai menjadikan santri-santrinya ta’dzim dan mengikuti apa yang dikatakannya. Ini dikarenakan kiai merupakan sosok yang sangat melekat dalam kebudayaan lokal masyarakat. Sehingga julukan “kiai” itu bukan hanya sekedar jabatan atau pekerjaan, namun merasuk kedalam hati masyarakat. Begitupun dengan santri, istilah santri juga bukan hanya karena dia belajar pada kiai, namun “santri’ melekat pada ruh orang yang belajar (mengaji) pada sosok kiai. Yang membawa perasaan ini pada sifat tawadhu’ atau rendah hati. Terbukti, ketika santri seorang kiai menjadi orang pintar dan sukses dalam kehidupannya, namun dia tetap merasa menjadi seorang santri.

Keistimewaan pada sosok Kiai menjadikan sebuah cermin yang berharga bagi para pendidik di zaman sekarang. Karena sekarang ini banyak guru yang tidak bisa menghargai muridnya, dan banyak pula murid yang tidak menghormati gurunya. Padahal keduanya adalah hal yang tidak bisa dipisahkan. Karena terjadinya transformasi keilmuan selalu membutuhkan peran keduanya.



Pesan Perjuangan

“Baiklah, tangkap saja saya,” begitu dialog pada film Sang Kiai, ketika KH. Hasyim Asy’ari melihat santri-santrinya disiram minyak dan akan dibakar oleh pasukan Jepang. Ini menunjukkan bahwa seorang pendidik harus siap di barisan terdepan ketika anak didik kita dalam bahaya. Karakter kuat yang dimiliki para Kiai juga terletak pada menjunjung tinggi para santrinya, bagaimanapun santrinya adalah hidupnya. Ketika mengajarkan hal yang buruk maka buruk pula dirinya, namun ketika mengajarkan hal yang baik, maka akan lahir generasi yang penuh dengan nilai-nilai kebaikan.

Melihat kondisi bangsa Indonesia ini seakan lebih buruk dari pada zaman penjajahan. Kini bangsa Indonesia kembali dijajah, bukan dengan senjata atau nuklir namun dijajah karena kebodohan yang dimiliki bangsa ini. Bodoh karena selalu memperdebatkan perbedaan dan berdampak pada perpecahan. Bodoh karena lebih mengutamakan harta kekayaan dari pada ilmu yang manfaat, sehingga yang terjadi adalah persaingan bisnis yang memanas yang kemudian berdampak pada kerusakan alam. Bodoh pula karena lebih mencintai atau menggemari budaya luar, dari pada menjunjung tinggi budaya bangsa. Sehingga kemudian tidak aneh ketika anak remaja lebih mengenal girlband atau boyband dari pada pahlawan bangsa, bahkan mengingat gurunya. Bahkan lagu-lagu warisan budaya yang serat akan nilai moral kalah pamor dengan lagu-lagu barat dan korea yang selalu menghiasi panggung hiburan tanah air kita.

Sekarang sudah sangat jarang terdengar lagu-lagu menyimpan nilai pendidikan yang dilantunkan oleh generasi muda bangsa. Ini membuktikan generasi bangsa mulai miskin kearifan lokal. Jika hal semacam ini berlangsung terus menerus maka yang terjadi adalah generasi bangsa kehilangan akar dan pondasinya. Padahal para foundng fathers membangun bangsa ini dengan menjunjung kearifan lokal dan melestarikan kebudayaan yang itu merupakan wujud dari kekayaan yang dimiliki bangsa Indonesia.

Lalu apa yang seharusnya kita lakukan? Kembali belajar pada Kiai dan founding fathers bangsa ini. Mereka rela berkorban mengerahkan pikiran, tenaga dan hartanya untuk kemerdekaan bangsa ini. Menjadi sosok yang mampu merasuk dalam jiwa dan ruh peserta didik dan masyarakat. Karena dengan mencintai Negeri ini adalah sebagian dari iman. (NU)
read more...
 
Copyright © 2017 RAUDLATUL ULUM KENCONG • All Rights Reserved.
back to top